Rohani sekali ya kedengarannya. Siapa yang tak ingin doa-doa atas keinginnya terkabul? Baik itu dalam jangka waktu yang panjang ataupun instan??? Yang jelas jawabannya sering dengan banyak jalan yang diluar jangkauan pemikiran kita. Itulah “kebesarannya” Tuhan menurutku.
Awal-awal pernikahan aku memang belum siap untuk mempunyai anak, ya pake pengaman dulu deh.. Rasanya belum terbayangkan aku langsung hamil dan tidak menikmati awal-awal pernikahan. Setelah memasuki tahun ke 2 mulai terasa kesiapan kami berdua untuk hadirnya si kecil dikeluarga kami. Nah aku sih ingat banget waktu itu aku berdoa.. Tuhan aku sudah siap untuk memiliki anak, aku ingin punya anak Tuhan dengan waktu yang tidak terlalu lama. Hmmm Puji Tuhan doaku pun terkabulkan dengan hitungan bulan. Wah rasanya sangat menakjubkan sekali.
Akhir tahun ini kami punya rencana untuk membeli “sesuatu” yang biayanya lumayan mahal. Kita mulai giat menabung, hmm itung-itungan sih duitnya bisa pas-pas an. Tapi aku sedikit was-was karena kita juga perlu persiapan untuk lahiran dan perpanjang kontrakan rumah yang waktunya bersamaan. Sering banget sih sebelum tidur aku mengingat-ingat apa yang telah kulakukan seharian trus seperti berdialog dalam hati dengan Tuhan sambil menyampaikan uneg-uneg ku. Tuhan bagaimana ya caranya biar aku mendapat uang tambahan untuk menutupi seandainya nanti biayanya kurang? Ada sedikit kekawatiran tapi ada keyakinan juga kalau pasti nanti akan tertutupi.
Nah suprise banget kan.. Sabtu kemaren ada jawabannya, Ney akan dikirim ke klien untuk beberapa minggu, yang artinya…………………………… kami akan mendapatkan tambahan pemasukan…………… cihuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii wah-wah.. ternyata jawabannya diberikan melalui suamiku. Terima kasih Tuhan Yesus.. aku selalu dapat mengandalkan Mu.
Aku bukanlah tipe yang kalau ingin berdialog harus duduk berdoa dengan manis. Terkadang ketika aku terbangun tengah malam dan mendapati Ney ada disampingku biasanya aku berkata terima kasih Tuhan atas suamiku yang kau berikan..
Menurutku banyak cara yang bisa kita lakukan dalam pengungkapan ucapan syukur. Ya lakukanlah sesuai dengan gayamu, yang penting jangan berhenti untuk bersyukur. Tidakkah setiap udara yang kita hirup adalah pemberian Nya dan bukti kehadiran Nya untuk kita? Kemaren waktu aku ultah, apa sih wish ku? hmmmmm tidk ada yang khusus atau muluk-muluk. Aku hanya ingin lebih rendah hati dan menyandarkan segala perkara dalam hidupku ke dalam tangan Tuhan Yesus. Wah kesannya seperti apa ya…………..heheheh secara manusia sangat sulit loh melakukannya.
Banyak hal-hal juga yang kuingankan tidak terwujudkan, tapi Tuhan memberikan “sesuatu” atas kekecewaan itu. Yah aku berusaha untuk tidak menanyakan kok gitu sih Tuhan, apalagi menyalahkan Nya, karena aku tahu persis inilah tahap-tahap yang harus dilewati dalam kehidupanku. Banyak kekecewaan akan membuat kita semakin matang dan dewasa. Wah wah wah..so wise ya….


